Catatan Perantau: Kehidupan di Kota Mataram

Kota Mataram merupakan kota terbesar sekaligus sebagai ibu kota dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki dua pulau utama (besar) yaitu Pulau Lombok (lokasi Kota Mataram), dan Pulau Sumbawa. Saat ini Pulau Lombok dapat disebut sebagai saingan pulau tetangganya (Pulau Bali) yang kian menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Pemerintah Indonesia sendiri menaruh perhatian khusus pada pengembangan pariwisata di Pulau Lombok dan sekitarnya (termasuk Pulau Sumbawa), salah satunya dengan membentuk KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Mandalika yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 tahun 2014.

Lokasi wisata kelas internasional di Pulau Lombok seperti Gili Trawangan, Senggigi, maupun KEK Mandalika sebenarnya tidak berada di sekitar Kota Mataram. Lokasi wisata terdekat adalah Pantai Senggigi yang memakan waktu tempuh sekitar 1 jam dari Kota Mataram. So, we can say there is almost nothing you can find in Mataram City for tourism purpose. Tapi setidaknya, ketika berkesempatan menetap di Kota Mataram, waktu luang sangat potensial dimanfaatkan untuk eksplorasi keindahan Pulau Lombok bahkan Pulau Sumbawa kalau waktu dan dananya mencukupi. Baca juga Taman Wisata Alam Gunung Tunak, Lombok.

maxresdefault-450f70dc5ce99cc3de69fdce6119b2dc

Walaupun hampir tidak ada tempat menarik yang dapat dikunjungi di Kota Mataram, kota ini masih bisa menyenangkan hati pengunjung dengan adanya Lombok Epicentrum Mall yang mulai beroperasi sekitar tahun 2015, dan Transmart Mataram sekitar tahun 2017 untuk mendukung Mataram Mall yang sudah berumur sekitar 18 tahun. Selain itu, wisata rohani, budaya, dan kuliner juga dapat menjadi pilihan alternatif ketika berkunjung atau tinggal di Kota Mataram. Kota Mataram memiliki Islamic Center, Museum Budaya NTM, dan berbagai macam kuliner. Banyak sekali jenis makanan yang sudah terkenal, dan menjadi ciri khas dari Pulau Lombok, seperti Nasi Balap, Nasi Puyung, Ayam Taliwang, Sate Bulayak, Sate Rembiga, dll. Saya sudah pernah mencoba semua makanan yang disebut sebelumnya, kecuali Sate Bulayak. Sate Rembiga sendiri kalau mau merasakan pengalaman makan di komplek rumah makan yang sangat menarik dan instagrammable bisa langsung coba di daerah aslinya yaitu di Rembiga.

wwwdilombok.comwisatakotamataramlombok1358
Islamic Center Mataram (http://www.dilombok.com)

Bicara mengenai harga makanan di Kota Mataram, menurut saya harganya cukup murah dan tidak jauh berbeda dengan Kota Jogja yang terkenal dengan harga makanan yang sangat murah. Untuk makan sehari-hari di Kota Mataram, nasi campur/nasi bungkus di warung-warung dapat dibeli dengan porsi Rp. 5000 saja dan sudah lumayan kenyang. Porsi nasi campur dengan harga Rp. 10000 biasanya sudah kenyang buat orang dewasa.

Ketika tinggal di suatu kota, hal penting yang harus diperhatikan pula adalah transportasi. Kota Mataram tidak memiliki angkutan umum, sehingga sangat menyulitkan bagi pendatang baru atau pun para backpackeran budget minim yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Sebenarnya, Pemerintah Kota Mataram sudah sempat merencanakan pengoperasian bus kota (sudah dapat dilihat pula halte-halte yang sudah didirikan) namun karena beberapa hal, pengoperasiannya tidak direalisasikan. Untungnya, kota ini dilayani oleh transportasi online seperti Go-Jek, Grab, dan Uber.

Driver transportasi online di Kota Mataram ini termasuk sangat fleksibel dari pada di kota lain yang pernah saya kunjungi karena bisa sangat mudah diajak kerjasama seperti misalnya berhenti sebentar di mesin ATM, melanjutkan perjalanan dengan driver yang sama ketika sudah sampai di satu tujuan ke tujuan lain. Bahkan bagi yang tidak suka menggunakan helm, boleh tidak menggunakan helm yang dibawa oleh driver karena memang di Kota Mataram masih sangat sering ditemui pengendara yang tidak menggunakan helm dan sangat jarang ditindak oleh pihak berwajib. Tapi demi keselamatan, sangat dianjurkan untuk selalu menggunakan helm ketika berkendara. Namun, yang perlu diperhatikan ketika menggunakan jasa transportasi online ini, sebisa mungkin jangan melakukan pemesanan (order) dari tempat-tempat wisata (Senggigi, Pantai Kute, dll), dan gerbang-gerbang masuk ke Pulau Lombok (Bandara dan Pelabuhan) karena tidak jarang driver transportasi online bentrok dengan driver lokal. Pemesanan sebaliknya, dari hotel/rumah/kost/Kota Mataram menuju tempat-tempat wisata, bandara, dan pelabuhan secara online dapat dilakukan.

Untuk mencari perlengkapan tempat tinggal/kost atau pun kebutuhan sehari-hari/bulanan di Kota Mataram, dapat mencoba berkunjung ke Supermarket Ruby (beralamat di Jl. Pejanggik No.111F, Cilinaya, Cakranegara, Kota Mataram) berdekatan dengan Mataram Mall atau Niaga Supermarket (Jl. Selaparang, Mayura, Cakranegara, Kota Mataram) berdekatan dengan Lombok Epicentrum Mall. Sementara, hanya dua supermarket tersebut yang pernah saya kunjungi dan harganya tergolong murah. Menurut beberapa orang, dan juga berdasarkan pengalaman berbelanja, harga di Supermarket Ruby relatif lebih murah dari pada di Niaga Supermarket. Tapi sebenarnya harga barang di Niaga Supermarket pun sudah tergolong murah dan juga lengkap.

Terakhir, dari segi masyarakatnya dapat dibilang ramah dan sudah melek keberagaman. Hal tersebut sebenarnya sangat wajar karena Kota Mataram merupakan ibu kota provinsi jadi suku yang menetap cukup beragam. Di banyak sisi kota juga dapat ditemui perkampungan hindu dan kehidupan bermasyarakat di Kota Mataram cukup harmonis.

Sekian postingan yang bisa saya tuliskan terkait kehidupan di Kota Mataram. Postingan ini saya tulis sebenarnya karena masih belum banyak yang mengulasnya di internet, dan saya cukup kesulitan mendapatkan informasi ketika hendak pindah ke kota ini. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s